Arsenal Akan Tur Ke Uganda dan Singapura

Berbagai cara dilakukan oleh manajemen klub sepak bola sebagai sumber pendanaan. Salah satunya adalah melakukan tur ke berbagai negara. Strategi ini pun ternyata dilakukan juga oleh klub asal Inggris, Arsenal. Setelah gagal dengan lawatannya, kini dipastikan sejumlah kunjungan akan dilakukannya hingga ke Afrika. Negara mana yang menjadi tujuan klub Arsenal?

 

Arsenal Akan Bertandang ke Uganda

Tur pra musim akan dilakukan oleh tim Meriam London ke benua Afrika di tahun 2019. Uganda adalah negara yang akan didatanginya. Memang sudah terbilang lama skuat Arsenal tidak bertandang ke Afrika. Kunjungan yang tetrakhir sudah 26 tahun silam. Kala itu The Gunners masih diperkuat oleh pemain, seperti Anders Limpar, Paul Merson, dan Tony Adams.

 

Sebenarnya skuat Arsenal sudah berencana untuk mengunjungi salah satu negara di Afrika, yakni Nigeria. Sayangnya, tidak ada kesepakatan yang didapat, sehingga mereka pun gagal melawat ke Nigeria. Setelah tertunda untuk waktu yang lama, tahun depan dipastikan Arsenal bakal melakukan tur ke Uganda.

 

Negara di benua Afrika ini sukses membujuk skuat Arsenal untuk berkunjung. Rencana tur itu sudah dipublikasikan oleh Bosco Onyik, Menter Olahraga Uganda. Pada kunjungan menjelang musim 2019-2020 itu akan digelar sejumlah pertandingan.

 

Bosco mengungkapkan kalau dirinya sudah datang ke London pada bulan Januari 2018. Sebanyak tiga pertemuan sudah dilakukan bersama manajemen tim Arsenal FC. Tujuan utamanya adalah untuk menjalin kemitraan dengan The Gunners.

 

Selain melakukan beberapa laga, Arsenal juga akan melatih para pemain dan pelatih di Uganda. Para pelatih sepak bola Uganda nantinya akan menjalani kepelatihan di Stadion Emirates di kota London. Sampai skuat Arsenal berkunjung ke Uganda tahun depan di bulan Juni.

 

Rencana tur tim Asenal tidak hanya ke Uganda. Karena di musim panas 2018, The Gunners dilaporkan juga akan mengunjungi salah satu negara di Asia Tenggara. Negara yang beruntung itu adalah Singapura. Skuat Meriam London akan mengikuti International Cahampions Cup.

 

Berjuang Merebut Gelar Sebelum ke Uganda

The Gunners masih bercokol di papan peringkat ke enam di klasemen sementara. Tim ini sudah mengumpulkan 45 poin setelah menjalani 27 pertandingan. Sehingga peluang merebut tropi kemenangan sudah tertutup bagi tim ini. Agar bisa melaju di empat besar saja, skuat Arsenal butuh kerja keras.

 

Arsenal sebelumnya memiliki target agar bisa lolos ke ajang Liga Champions di musim depan. Sebab musim ini Meriam London harus absen, dan hanya terlibat di Liga Europa saja. Pada Liga Inggris, dan Liga Europa, Arsenal berjuang untuk menjadi yang terbaik. Nah, target terkini adalah menjuarai Liga Europa.

 

Piala Inggris juga menjadi salah satu harapan bagi tim Arsenal. Sehingga tim ini bisa merebut satu gelar lainnya. Sayangnya, lawan yang harus dihadapainya kali ini sangatlah kuat. Skuat yang harus ditumbangkannya adalah Manchester City. Laga final kompetisi ini akan digulirkan pada 25 Februari 2018 di Wembley. Sebelum melaju ke partai final, Arsenal mesti fokus dahulu di leg kedua di ajang Liga Europa.

 

Terlepas dari naik turun prestasinya, Arsenal tetaplah tim besar yang layak dibanggakan. Sangat banyak tim dari berbagai negara ingin menimba ilmu dari para pemain dan pelatihnya. Sehingga mampu memiliki kemampuan yang setimpal, bahkan melebihinya. Terlepas dari berbagi ilmu dan pengalaman, agenda tur tersebut memang bisa mendatangkan pemasukan bagi klub.